Sejatinya manusia bukanlah sekedar makhluk (ciptaan)
fisik yang bernyawa. Ia memiliki jasad, ruh dan jiwa. Kendati memiliki wujud
yang sama, namun setiap orang memiliki jenis dan kadar potensi yang berbeda
satu dengan lainnya.
Potensi tersebut tidak ditentukan oleh warna kulit dan rasnya. Orang kulit hitam tidaklah inferior seperti yang dikatakan Charles Darwin, dibanding dengan orang-orang kulit putih yang merasa dirinya superior. Orang kulit hitam, putih, kuning, coklat, merah, semuanya adalah sama. Masing-masing memiliki peluang variasi jenis potensi yang sama. Hal yang membedakannya adalah kadarnya yang dipengaruhi oleh faktor genetika.
