Bersyukur itu ternyata tidak mudah. Cobalah untuk mengevaluasi diri
kita masing-masing! Dalam sehari berapa kali kita bersyukur dengan sadar atau
menyengaja untuk bersyukur? Atau, apakah kita menyadari waktu demi waktu yang
ada pada diri kita adalah suatu kenikmatan?
Apakah kita pernah merenung seberapa pentingkah sebuah jari jempol kita?
Boleh jadi tidak pernah terbersit sedikit pun dalam benak kita. Kita menganggap
keberadaan jari jempol itu adalah memang suatu keharusan ada di situ. Coba
pandangi dia dengan seksama dan renungkan apa peran dia selama ini? Biasa-biasa
saja seperti jari-jari yang lain, bukan?




